»
anda sedang membaca ...
b. kisah, teladan, akhlak, pribadi

Sepenggal Kisah Hijrah

Dalam momentum thn baru hijriyah, saya cerita salah satu momentum hijrah Nabi. Siapa mau simak?

1. Hijrahnya Nabi dari Mekkah ke Madinah tidak berlangsung seketika… lika-liku perjuangannya perlu kita teladani. #Hijrah

2. Kaum kafir tak ingin Nabi sampai ke Madinah dan bermaksud membunuhnya dlm perjalanan. Tim eksekutor diutus mengejar. #Hijrah

3. Nabi Muhammad saw bersama Abu Bakar as pun bersembunyi di gua tsur, di puncak gunung tsur. #hijrah

4. Gunung di sana cuma batu yg tandus, tdk seperti gunung di sini yg berpohon dan sejuk. #hijrah

5. Diantara sela2 batu di puncak gunung itu ada celah, di situlah Nabi dan Abu Bakar masuk & sembunyi. #Hijrah

6. Kaum kafir pun mengejar sampai ke puncak, bahkan sampai di mulut gua & nyaris persembunyian itu diketahui. #hijrah

7. Tapi Allah turunkan pertolongan, melalui laba2 yg diperintahkan utk membuat sarang di mulut gua. #hijrah

8. Tapi kaum kafir tetap berpatroli mencari Nabi. Maka ia ttp bersembunyi sampai aman kembali. #hijrah

9. Bahkan sejarah mencatat 3 hari Nabi bersembunyi di gua itu sampai keadaan aman tuk lanjutkan perjalanan kembali. #hijrah

10. Lalu bgmn Nabi bisa bertahan hidup 3 hari di gunung tandus itu? Ternyata ada seseorang yg membantu kirim logistik ke sana. #hijrah

11. Setiap hari orang itu berjalan dari Mekkah 5km jauhnya, naik gunung dgn susah payah membawa bekal untuk mereka berdua. #hijrah

12. Kenapa susah payah? Karena ternyata ia seorang wanita yg sdg hamil tua. Asma binti Abu Bakar namanya. #hijrah

13. Normalnya, naik gunung tsb perlu waktu 2-3 jam. Apalagi bagi seorang wanita yang sedang hamil. Sungguh besar pengorbanannya. #hijrah

14. Mau tau seperti apa gunung batu bernama tsur? Lihat background pic ya. http://t.co/6N2N16K9

15. Lalu bgmn cara Asma bisa kirim logistik tanpa diketahui kafir yg berpatroli? niat baik pun perlu diiringi dgn strategi cerdas. #hijrah

16. Asma berjalan di depan, di belakangnya ia bawa beberapa ekor kambing, sehingga menyamarkan jejak kakinya. Strategi yg cerdas. #hijrah

17. Rupanya apel jatuh tak jauh dari pohonnya. Pengorbanan Asma diteladani dari ayahnya yg menyertai Nabi di dlm gua. #hijrah

18. Di dlm gua tersebut ada banyak lubang sarang binatang. Abu Bakar pun merobek2 bajunya dan menyumpal lobang2 tsb. #hijrah

19. Saat Nabi beristirahat tertidur di pahanya, Abu Bakar melihat ada satu lobang blm tertutup. Maka ia jaga lobang tsb dgn kakinya. #hijrah

20. Ternyata itu adlh sarang kalajengking. Demi menjaga Nabi, ia tahan dgn kakinya. Akibatnya, kakinya disengat kalajengking tstb. #hijrah

21. Abu Bakar tak berteriak walau kesakitan, ia tahan sakitnya karena tak mau Nabi terbangun dari tidurnya. #hijrah

22. Tapi airmata menetes dari kelopak matanya dan jatuh di pipi Nabi. Maka Nabi pun terbangun dan bertanya kpn ia menangis. #hijrah

24. Nabi pun mengobati luka sahabatnya. Dengan izin Allah, melalui ludahnya ia hapus luka tsb. #hijrah

25. Di QS.9:40 pula tercatat, Nabi meyakinkan sahabatnya di dlm gua saat dikepung musuh: “La Tahzan, innallaha ma ana” #hijrah

26. “Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita”… kalimat itu menenangkan hati mereka berdua walaupun dlm kepungan musuh. #hijrah

27. Maka tak pantas kita galau krn sebab yg sepele. “La Tahzan, innallaha ma ana” jangan bersedih hati, sesungguhnya Allah bersama kita.

28. Demikian sepenggal kisah dari sejarah #hijrah. Dari kejaran pembunuh bayaran sampai ke gua tsur. Tapi bgmn Nabi keluar dari kota Mekkah?

29. Mari kita kilas balik, saat malam itu rumahnya telah dikepung oleh pembunuh bayaran dari segala penjuru. #hijrah

30. Mereka masuk ke dlm rumah Nabi dan mendapati seseorang tidur di balik selimut. Pedang telah terhunus bersiap mengeksekusi. #hijrah

31. Walaupun pembunuh bayaran, pantang bagi mereka menusuk dari belakang. Maka diungkapkan selimutnya dan dibalikkan badannya… #hijrah

32. Sebelum pedang terhunus… mereka tersadar… itu bukan Muhammad, melainkan sahabatnya Ali bin Abi Thalib ra. #hijrah

33. Kemana Nabi? Ternyata Allah telah berikan tabir hingga Nabi bisa menyelinap pergi tanpa diketahui musuh yg mengepung rumahnya. #hijrah

34. Dan Ali sahabatnya tidur menggantikan posisinya di kamar tidur Nabi. Nyawanya ia pertaruhkan demi keselamatan Nabi. #hijrah

35. Di zaman skrg, apa ada sahabat yg mau tidur di tempat sasaran yang sudah dikepung para pembunuh bayaran? #hijrah

36. Jika bkn krn iman dan kecintaan mereka pada kekasih Allah, para sahabat ini tentu tak akan mau mengorbankan nyawanya demi Nabi. #hijrah

37. Perjalanan Nabi berlanjut… Mekkah-Madinah itu sekitar 600km, Jkt-Semarang lah kira2. Tapi lewat gurun ya, bkn jalan tol. #hijrah

38. Dan jgn bayangkan gurun itu pasir seperti di pilem. Banyakan batunya dibanting pasirnya. Dan panasnya masya Allah… Kering. #hijrah

39. Maka jangan harap PERUBAHAN itu jalannya mulus. Karena perjuangan adalah sebuah keniscayaan yang menyertainya. #hijrah

40. Singkat cerita, tibalah Nabi di Madinah dgn selamat. Disambut penduduk Madinah dgn antusias, krn beritanya tlh tiba lbh dulu. #hijrah

41. Penduduk Madinah scr kultur mmg lbh bersahabat, mungkin krn iklimnya juga lbh “sejuk” dibanding Mekkah yg gersang & panas. #hijrah

42. Di sana Nabi melihat bahwa kaum yg berhijrah (muhajirin) datang tanpa banyak bekal yg dibawa. Scr ekonomi, mrk kekurangan. #hijrah

43. Maka strategi cerdas pun diusungnya. Kaum muhajirin dipersaudarakan dgn kaum Anshor (pend Madinah) agar bisa sama2 bantu. #hijrah

44. Dan dibangunlah peradaban baru. Yg tadinya kota tsb bernama Yastrib, diganti menjadi Madinah al-Munawwarah (kota yg bercahaya). #hijrah

45. Tentu tak mau mrk berpangku tangan saja pada bantuan orang lain, kemandirian hrs dibangun agar terjaga harga diri. #hijrah

46. Salah seorang sahabat menolak diberi harta, ia cuma minta ditunjukkan dimana pasar. Dgn kepiawaian berdagang, ia ingin mandiri. #hijrah

47. Ia jualkan onta org lain dgn harga yg sama. Lalu apa untungnya? Ia cuma ambil untung dari tali pengikat onta. Strategi cerdas. #hijrah

48. Sbg pedagang baru di pasar itu, sulit berjualan jika pasang harga lbh tinggi. Modal tak ada, bantu jualkan dgn harga sama saja. #hijrah

49. Untung kecil yg penting konsisten utk membuka pasar. Itulah strategi new comer seorang Abdurrahman bin Auf. #hijrah

50. Saking jagonya dagang, sampai ada ungkapan “klo batu diangkatnya, ada emas di bawahnya” | Midas mah lewat dah🙂 #hijrah

Sumber : http://chirpstory.com/li/33539
@ahmadgozali
; timeline date November 15th, 2012

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: