»
anda sedang membaca ...
q. cinta pada nabi

Rindu Pada Rosululloh

Bismillah #RinduNabi akan saya mulakan. Jika dirasa bermanfaat sila RT, mau nambahin juga silakan. pagi ini rinduuuu sekali sama Rasulullah

dulu di masa Rasulullah, di dalam masjid nabawi yg mulia, ada sebatang pohon kurma tepat di bagian depannya #RinduNabi

di batang pohon kurma ini jika Rasulullah khutbah, taklim atau membacakan wahyu, beliau sering berandar, bertelekan, atau memeluknya

bersandar punggung dgn santai @annisaindrias: @herrynurdi bertelekan itu apa pak?”

sampai kemudian para sahabat membangunkan utk beliau sebuah mimbar, agar Rasulullah bisa berbicara dgn posisi yg lebih baik menurut sahabat

stlh bbrp waktu beliau berceramah di atas mimbar, suatu ketika rasulullah melewati pohon kurma ini utk menuju mimbar

dan apa yang terjadi? pohon kurma ini terdengar menangis merintih sedih. ini salah satu mukjizat nabi. pohon kurma menangis krn rindu nabi

pohon kurma ini menangis tak terdiamkan. lalu rasulullah turun dari mimbar dan memeluknya, melepas urai kerinduan pohon kurma pada beliau

kata Rasulullah, sungguh jika aku tak memeluknya, niscaya tangisnya akan terdengar smp hari kiamat datang. duhai, betapa rindunya kurma itu!

sungguh, kita kaum muslimin, jauh lebih berhak dan wajib merindukan Rasulullah dibanding sepucuk pohon kurma. sudahkah kita merindunya?

Tsauban seorang pembantu nabi, suatu hari nampak sangat bersedih dan wajahnya murung sekali. kemudian Rasullah bertanya, kenapa Tsauban?

lalu Tsauban berkata dengan nada penuh iba. jika engkau wafat nanti, duhai nabi. engkau akan diangkat ke surga oleh yg Mahatinggi

kemudian engkau akan dikumpulkan dengan setiap para nabi. sementara aku, hanya pembantu sederhanamu. mungkinkah kita bertemu lagi?

Tsauban sdh merindukan nabi, padahal saat itu dia belum berpisah lagi. Tsauban takut tak akn bjumpa lagi, meski saat itu masih bersama nabi!

lalu Rasulullah mendoakan Tsauban memasuki surga dan berkumpul kelak bersama Rasulillah. duhai nabi, kami juga ingin bersama, mungkinkah?

Bilal, menjelang wafatnya didampingi istrinya yang menangis sedih. tapi raut muka bilal yg indah, justru nampak berbahagia

istrinya sedih karena merasa akan berpisah dengan bilal, selamanya. sementara bilal berbahagia, krn dia merasa akan….

bilal merasa akan segera berjumpa dan bertemu dengan kekasihnya, manusia mulia yg tercinta: Rasulullah saw.

duhai diri lecutlah diri untuk merindukan nabi. selalu. kami rindu padamu ya Rasulullah, rindu sangat padamu

sahabat abubakar yg mulia pernah berkata: jika aku mati nanti, tak seorang pun akan melihatku. sungguh bagiku malam-malam….

malam-malam yg paling bahagia bagiku adalah malam kematianku. karena aku segera bertemu denganmu, duhai rasulullah (hr ahmad)

bagi abubakar, kerinduan pada Rasulullah benar-benar memanggang dan membakar dirinya. belahan jiwanya itu telah berpisah

karenanya al wasithi pernah menuliskan: kematian abubakar adalah wafatnya nabi saw. sepeninggal beliau, abubakar selalu dirundung rindu nabi

Allahuma shalli ala muhammad saw. kami rindu padamu ya Rasulullah, sangat rindu. kutulis ini dgn genang airmata rindu yg tak tertahan

istri bilal mengulang-ulang kata: alangkah sedih-alangkah sedihnya. sementara bilang menjawab dengan bahagia

tidak aku sangat berbahagia, akan segera bertemu nabi kekasihku, juga para sahabatnya. aku bahagia *duhhh rindu padamu ya Rasulullah

anas bin malik pembantu dan sahabat mulia Rasulullah juga berkata: tak ada yg dicintai dan dirindui para sahabat nabi melebihi Rasulillah

anas bin malik adalah pembantu beliau yg diberikan seorang sahabat anshar Abu Thalhah pada Rasulullah. sejak saat itu anas tak nak berpisah!

meski belia, anas sudah tahu betul apa arti dan rasa rindunya pada Rasulullah saw. hari-hari pertama tak pernah dilepasnya tangan Rasulillah

pembantu nabi lain adalah bekas pembantu ummu salamah, namanya safinah. beliau senang sekali diberi nama safinah oleh Rasulullah

sejak saat itu beliau akan marah jika dipanggil bukan dengan sebutan nama dari pemberian rasulullah. duhai besar nian cintanya

safinah telah dibebas-merdekakan oleh Rasulillah. Tapi Safinah tak sanggup pergi dari beliau, karena hatinya selalu digulung rindu pd beliau

abdullah ibn mas’ud punya cara tersendiri utk mencintai dan membunuh rindunya pada nabi saw. cara hebat nan dahsyat

ibn mas’ud selalu membawa sandal Rasulullah. tidaklah sandal rasulullah dilepas kecuali selalu dibawa dan dikempit di dua lengannya

ada seorang sahabat bernama jabir bin abdillah bajali, ketika majelis nabi disesaki jamaah dia hanya mendapat duduk di luar pintu masjid

Rasulullah melihatnya. lalu rasulullah melipat jubahnya, berjalan ke arah jabir dan menyerahkan jubah agar dijadikan alas duduknya

lalu jabir menerimanya, kemudian jubah rasulullah itu diciuminya dengan penuh rindu, penuh rindu yg meletup-letupkan dada

lalu jabir kemudian berdoa: semoga engkau selalu dimuliakan seperti engkau memuliakan aku ya Rasulullah. duhai betapa dahsyatnya rindu itu

rasulullah pun memiliki kerinduan yang sama besar pada sahabatnya. satu per satu disebut namanya dan diberinya julukan yg mulia

rasulullah kerap sekali memanggil mereka utk bermusyawarah. selain utk memutuskan perkara, beliau juga sangat rindu duduk #melingkar bersama

rasulullah juga rindu pada kita. buktinya, setelah bumi digulung, langit diruntuhkan, dan semua diselesaikan, Allah membangkitkan ruh saw

lalu kalimat pertama yg keluar dari beliau setelah dibangkitkan adalah: aina ummati. mana umatku ya Allah. semoga kita termasuk umat beliau

ketika saad bin ubadah gugur di medan jihad, rasulullah menangis meneteskan airmata. bukkn mrn sedih, tp beliau rindu pada sahabatnya itu

kata aisyah ra, aku tidak pernah melihat orang yg sangat suka dan banyak bermusyawarah melebihi rasulullah.

selain utk memutuskan perkara, rasulullah juga rindu bertemu dengan para sahabatnya

salah satu pembantu beliau bernama uqbah amir juhani, keduanya pernah saling bergantian menunggangi kendaraan

ada satu ketika, rasulullah mengundang uqbah utk naik bersama dibonceng di belakang. lalu apa yang terjadi?

ubah merapatkan badannya pada rasulullah, serapat-rapatnya, karena rindu. dan rasulullah membiarkannya karena cinta *akuinginsepertiitu T.T

sudah ya teman-teman saya tidak tahan. rindu benar padamu ya Rasulullah. jika bermanfaat tolong sebarkan, di chripstory juga silakan

Allahuma shalli ala Muhammad saw. kami rindu padamu ya Rasulullah. sangaat rindu. izinkan kami bertemu denganmu. amin

saya juga T_T @airkendi: (T_T) baca TL @herrynurdi

Allahuma shalli ala nabi @Pratiwilesnusa: Allahu akbar cerita dr @herrynurdi ttg #RinduNabi benar2 membuat hati bergetar

mari saling bersaksi @EndangSupriyadi: Pagi2 sdh pengen nangis krn rindu rasulullah gara2 baca twit-nya ust @herrynurdi T_T”

apa yg nggak buat qodir »» @Qodja: ustad @herrynurdi , ijin retweet semuanya ya,”

T.T@berurinberurin: shallu ‘ala Muhammad..”@herrynurdi: Allahuma shalli ala Muhammad saw. kami rindu padamu ya Rasulullah. sangaat rindu.

sahabat maafkan jika dalam twit banyak salah ketik. karena jari, hati dan otaknya saling berebut kerja. semoga karena rindu pada Rasulullah

Sumber : http://chirpstory.com/li/16745
@herrynurdi ; timeline date August 7th, 2012

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: