»
anda sedang membaca ...
e. seri: sejenak bersama keluarga rosululloh #SBKR

#SBKR Eps 28: Mencari Nafkah

mencari_nafkah_by_hellosugaretteAjaran islam amat menekankan pentingnya memberi nafkah, untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Serta menilainya sebagai amal sholeh. Memberi nafkah kepada istri dan keluarga, adalah kewajiban.

Sabda nabi dalam HR. Bukhori, “Sebaik-baiknya sedekah adalah yang diberikan ketika seseorang kaya. Dan tangan yang memberi, lebih baik daripada tangan yang menerima. Dan kalian harus menafkahi tanggungan kalian terlebih dahulu.”

Nabi memberi nafkah tahunan kepada anggota rumah tangganya secara adil. Ketika panen dari Bani Nadhir dan Khaibar diterima, nabi memberi bagian yang setara kepada seluruh istrinya. Untuk memenuhi belanja tahunan mereka.

Umar RA mengatakan, bahwa nabi biasanya menjual kurma dari kebun Bani Nazir, dan menyimpan untuk keluarganya, sejumlah yang mencukupi kebutuhan mereka sepanjang tahun.

Sahabat nabi Saad Ibnu Abi Waqqah berututur, dalam HR. Bukhori, nabi mengunjungiku di Mekkah ketika aku sakit. Aku berkata kepadanya, “Aku memiliki harta, bolehkah aku mewasiatkan seluruh hartaku di jalan Alloh?”

Nabi berkata, “Tidak!”  

Aku berkata, “Separuhnya?”

Beliau menjawab, “Tidak!”

“Sepertiganya?”

Beliau menjawab,”Sepertinganya tidak apa-apa. Meskipun itu masih terlalu banyak. Karena lebih baik engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, daripada miskin. Lalu mereka mengemis kepada orang lain. Apapun yang kau nafkahkan, akan dianggap sebagai sedekah bagimu. Meskipun hanya sesuap makanan yang kau berikan ke mulut istrimu”.

Nabi mewajibkan para suami untuk menafkahi istri dan anak-anaknya secara memadai. Dan memandang perbuatan itu sebagai amal sholeh suami. Dengan kata lain, setiap upaya suami untuk memelihara keluarga dan memenuhi kebutuhan mereka, merupakan sedekah dan ibadah dalam pandangan Alloh.

♫  Dengar audio : soundcloud.com/kisahrosululloh
► Download audio : http://www.mediafire.com/?z6uvn9cea2e2yp5
Sumber : Radio MQ 102,7 FM Bandung
Ilustrasi : http://syahidahauri.multiply.com/journal/item/50

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: